Perut Buncit…? Perlu Waspada…!

Pria dengan perut buncit sering kita temui. Para pria yang dulunya memiliki bentuk tubuh proporsional mungkin tidak pernah menyangka akan mengalami perubahan yang membuat mereka tidak keren lagi itu, seiring pertambahan usia mereka.

Masalahnya bukan hanya merusak penampilan. Perut buncit menyimpan banyak masalah yang membuat kita tidak bisa menikmati hidup dengan maksimal bahkan memiliki angka harapan hidup yang kecil.

Perut buncit mungkin akan meningkatkan risiko Anda mengalami gangguan kesehatan yang fatal, dari Diabetes Mellitus tipe 2, Jantung Koroner, Osteoarthtris, sampai yang paling menakutkan bagi kaum pria adalah Impotensi.

Apakah anda sudah pernah cek lingkar perut Anda?
Apakah Anda yakin, Anda tidak buncit ?
Jangan terlalu yakin dulu.

Cobalah cara mengukur lingkar perut yang sederhana ini. Lakukan pengukuran pada lingkar perut Anda dengan mengukur bagian perut paling atas (lingkaran yang terkecil atau sejajar dengan diafragma). Jika hasil lingkar perut Anda lebih dari 94 cm untuk pria dan 80 cm untuk wanita, maka perut Anda buncit dan termasuk dalam golongan pria/wanita yang mengalami obesitas sentral.

Obesitas sentral atau obesitas viseral, sering tidak dipandang dengan serius karena, selain mengurangi tingkat kekerenan Anda, awalnya relatif tidak menimbulkan banyak keluhan. Padahal, timbunan lemak di perut Anda itu jauh lebih berbahaya dibandingkan lemak di bagian tubuh yang lain.

Simpanan lemak di perut Anda itu menyembunyikan bahaya laten yang bisa mengganggu metabolism atau biasa juga disebut dengan penyakit sindrom metabolik.

Jenis lemak yang tertimbun di perut itu sendiri ada dua jenis: subcutaneous fat (lemak yang disimpan tubuh dibawah kulit) dan visceral fat (lemak yang disimpan di dalam rongga perut).

Diantara keduanya yang lebih berbahaya adalah visceral fat, karena berhubungan langsung dengan organ-organ di dalam perut dan terkait langsung dengan sistem metabolism tubuh.

Salah satu pencetus perut buncit ini adalah kebiasaan minum bir atau minuman beralkohol lainnya dan konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan kolesterol tinggi.

FAKTANYA, mengonsumsi alcohol berlebih akan menyebabkan tubuh menjadi kurang efisien membakar lemak. Selain itu, minuman beralkohol mengandung sejumlah besar kalori yang akan memperbesar tabungan lemak di perut Anda.

AKIBATNYA, lemak pun semakin banyak tertimbun dalam tubuh seiring berjalannya waktu dan kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol.

Lalu, bagaimana caranya untuk mengurangi risiko obesitas sentral tersebut ? Mulailah membiasakan diri untuk duduk tegak, tidak tidur setelah makan, hindari mengonsumsi minuman dingin dan beralkohol, mengkonsumsi asupan makanan bergizi seimbang dan kurangi junk food, rutin berolahraga (khususnya latihan kardio) dan, yang paling penting, hindari mengemil di malam hari.

Kebiasaan ngemil tengah malam menjadi salah satu pemicu menimbunnya lemak pada perut, karena tidak langsung dapat dicerna ketika kita tidur.

Sebenarnya, tidak apa-apa mengemil di malam hari. Hanya saja Anda harus cermat memilih camilan. Pilih yang aman bagi perut dan lingkar pinggang Anda, misalnya kacang almond, susu rendah lemak, buah, sayur atau yoghurt rendah lemak.

Camilan ini akan membuat perut Anda kenyang lebih lama, dan sebaiknya Anda berhenti mengunyah dua jam sebelum tidur.

Soshin, diet, perut buncit

Selain cemilan yang menyehatkan, Sobat juga bisa mengonsumsi SO SHIN II dari MCI loh..
Dengan minum So Shin II secara rutin (sesuai anjuran), So Shin II ini bisa bantu Sobat menjaga BB ideal…
Dengan kandungan alaminya: Green Coffee, Spirulina, Stevia, Daun Teratai, Buah Guarana, dan jeruk Nipis…, So Shin II bisa bantu Sobat usir lemak jahat dalam tubuh Sobat…

*Produk ini bisa didapatkan di Distributor Resmi MCI, Enditha wa 085782423001

Sehat bersama MCI, Better Life with MCI

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *